Alumni Sultan Iskandar Muda Diharapkan Menjadi “Pendekar” Keberagaman

09 Mei 2017

Bagikan Twitter Kirim Via Whatsapp

Medan – Lulusan siswa/i Yayasan Perguruan (YP) Sultan Iskandar Muda diharapkan menjadi “pendekar-pendekar “baru” keberagaman di negara Indonesia. Apalagi akhir-akhir ini ada segelintir orang dengan mempergunakan perbedaaan  yang ada ingin menghancurkan NKRI yang ber Bhinneka Tunggal Ika.Padahal Pancasila dan Undang-Undang dasar 1945 sudah jelas merupakan ideologi negara kita.

Untuk itu lulusan siswa/i terbaik SMA Kelas 12 YP Sultan Iskandar Muda sebanyak 220 orang yang dilepas kiranya mampu  membangun dan mencerahkan masyarakat  dimana-mana bahwa Indonesia ini adalah negara besar dan beragam yang terdiri dari 17.000 lebih pulau, ratusan bahasa dan ribuan suku di negara ini.

Hal ini dilontarkan Dewan Pembina YP Sultan Iskandar Muda, dr Sofyan Tan saat melepas lulusan siswa/i SMA di Gedung MICC, Jalan Ring Road Medan, Senin (8/5).

“Hari ini kita risau dan galau melihat segelintir orang telah mempergunakan perbedaaan yang ada untuk menghancurkan NKRI yang ber Bhinneka Tunggal Ika. Kalian sebagai lulusan terbaik kami harus menjadi cahaya dalam membangun, merawat serta memelihara keberagaman di negara ini,”kata Sofyan Tan mengingatkan para siswa.

Acara pelepasan mengusung tema “Mengukir Kenangan Menggapai Harapan” siswa/i Angkatan ke 27 itu dihadiri Anggota Dewan Pembina YP Sultan Iskandar Muda, Felix Harjatanaya, Ketua Yayasan, Finche SE MPsi,Ketua Panitia, Wilda Indah Yolanda Lubis SPd  dan para orangtua siswa.

Sebelum dilakukannya kegiatan pelepasan para siswa, lomba kreatifitas seni, bazaar, penampilan busana tradisional daerah  serta paduan suara oleh siswa/i SMA turut meramaikan acara yang digelar sejak pagi hari itu.

Sofyan menambahkan, jika masyarakat sukses dalam memelihara keberagaman di negara ini maka Indonesia tak akan kalah sukses dengan negara maju lainnya seperti, Amerika, Malaysia maupun Singapura.

“Negara-negara sukses itu semuanya menghargai keberagaman.Jika keberagaman dihargai maka tidak akan ada pertikaian dan konflik.Negara akan aman dan didatangi oleh investor serta turis,”ucap Sofyan Tan yang juga Anggota DPR RI Komisi X ini.

Sesuai survei yang ada imbuh Sofyan, 70 persen turis datang ke Indonesia adalah untuk melihat keberagaman budaya yang ada di negara ini.Dan tak menutup kemungkinan penghasil utama pendapatan negara kita  kedepannya adalah sektor pariwisata.

“Kedepannya minyak dan gas akan habis.Yang tinggal adalah panorama indah dan keberagaman kebudayaan negara kita.Ayo kita genjot pariwisata sebagai penghasil utama untuk negara ini ke depannya. Saya akan bangga sekali jika siswa/i YP sultan iskandar Muda bisa ambil bagian di dalamnya.Apalagi kalian telah menguasai tari-tarian dan alat musik tradisional,”ajak Sofyan.

Kepala SMA YP  Sultan Iskandar Muda, Edy Jitro MPd menambahkan,jumlah alumni YP Sultan Iskandar Muda sampai tahun ini berjumlah 3.044 orang.Hal ini menunjukan kepercayaan orang tua siswa kepada YP Sultan Iskandar Muda untuk mendidik anak-anak mereka.

“Ini terjadi karena kepercayaan orangtua siswa yang menilai YP Sultan iskandar Muda mampu mendidik anak-anaknya menjadi manusia yang berkarakter, disiplin,menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi,”kata Edy Jitro.

Edy Jitro menambahkan, apa yang dilakukan selama ini oleh guru kepada para siswa hanyalah untuk satu tujuan yaitu untuk mendidik para siswa  agar berhasil.Namun perjuangan para siswa belumlah selesai karena 5 sampai 7 tahun kedepan, para siswa akan bertemu lagi dengan para guru melalui sebuah alumni.

“5 sampai 7 tahun kedepan kita akan berjumpa lagi anak-anakku melalui sebuah lembaga alumni.Dari lembaga ini kalian harus bisa mengatakan kepada kami, saya sudah berhasil Pak sebagai alumni YP Sultan Iskandar Muda.Gunakanlah cara-cara yang selama ini telah kami tanamkan kepada diri kalian semua untuk meraih keberhasilan,”harap Edy Jitro.()