Rombongan Kepala Sekolah Pangkal Pinang Belajar Pendidikan Multikultural di YPSIM

11 April 2017

Bagikan Twitter Kirim Via Whatsapp

YPSIM – Mengembangkan sekolah multikultural yang mengutamakan pembauran tanpa membeda-bedakan ras,suku, agama dan latar belakang seseorang serta bernuansa sosial menjadi salah satu hal menarik untuk dipelajari dan diimplementasikan di sekolah-sekolah di Indonesia.

Hal ini dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Kota Pangkal Pinang, Edison Taher saat melakukan studi banding atau kunjungan balasan bersama Kelompok Kerja Kepala Sekolah Dasar (K3S) Kota Pangkal Pinang di Yayasan Perguruan (YP) Sultan Iskandar Muda, Jalan T Amir Hamzah, Kecamatan Medan Sunggal, Senin (10/4)

Kedatangan rombongan K3S Kota Pangkal Pinang yang berjumlah sekira 50 orang itu disambut oleh Kabid Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P2TK) Dinas Pendidikan Medan,Zul Hanif,Anggota Dewan Pembina YP Sultan Iskandar Muda, Felix Harjatanaya, Ketua dan Sekretaris Yayasan Finche SE MPsi, J Anto, dan sejumlah Kepala Sekolah YP Sultan Iskandar Muda.

“Ini sesuatu yang harus kami pelajari dari Yayasan Perguruan Sultan Iskandar Muda.Hebatnya lagi sekolah ini juga bernuansa sosial yang menyekolahkan anak-anak dari keluarga kurang mammpu melalui program anak asuh.Nanti kita coba untuk dijadikan model serta diimplementasikan di sekolah-sekolah Pangkal Pinang,”kata Edison Taher.

Edison menyebutkan, program anak asuh yang dilaksanakan YP Sultan Iskandar Muda sebetulnya telah membantu pemerintah Indonesia untuk memperkuat Sumber Daya Manusia (SDM) karena bagaimanapun anak-anak dari keluarga yang tidak mampu harus tetap bersekolah.

“Jadi tidak ada alasan lagi bagi keluarga kurang mampu tidak menyekolahkan anaknya hanya karena alasan ketidakmampuan ekonomi.Mereka-mereka yang tidak mampu itu juga berhak sekolah,”ucap Edsison.

Edison berharap, dari 48 Kepala Sekolah Kota Pangkal Pinang yang hadir dalam studi banding, saat pulang nanti mudah-mudahan bisa mengiplementasikan konsep sekolah pembauran ini.Apalagi Kota Pangkal Pinang juga dikenal sebagai kota pembauran.

“Jadi sudah pas kali kami datang ke sini.Minimal konsep sekolah seperti ini bisa kami kembangkan secara sederhana di tempat kami,”tutur Edison.

Kabid P2TK Medan, Zul Hanif mengatakan, kunjungan rombongan K3S Kota Pangkal Pinang ke YP Sultan Iskandar Muda untuk mempererat silaturahim sekaligus sebagai kunjungan balasan karena sebelumnya para guru YP Sultan Iskandar Muda beberapa waktu lalu telah berkunjung ke Kota Pangkal Pinang .

“Jadi rombongan K3S ini tertarik pada konsep multikultural dan pembauran yang diterapkan YP Sultan Iskandar Muda.Jadi kita maunya ini bisa dicontoh dan dilakukan oleh sekolah-sekolah pembauran,” tandasnya.

Ketua YP Sultan Iskandar Muda Finche mengungkapkan, pihaknya sangat bahagia mendapat kunjungan balasan dari K3S Kota Pangkal Pinang karena kemarin pihaknya bisa belajar banyak dan bertukar pikiran dari sejumlah sekolah di Kota Pangkal Pinang.

“Ini kunjungan balasan yang sangat cepat sekali.Kemarin kami sudah belajar banyak sekali dari sekolah di Kota Pangkal Pinang.Jadi silahkan bapak/ibu melihat-lihat sekolah kami, berdiskusi dengan kepala sekolah maupun dengan guru di sini,”ujar Finche.

Dihadapan rombongan ini, Finche menjelaskan, YP Sultan iskandar Muda yang didirikan oleh dr Sofyan Tan 25 Agustus pada tahun 1987 sebentar lagi akan memasuki usia 30 tahun. Awal berdirinya sekolah hanya berjumlah 7 ruangan kelas.Secara bertahap pembagunan dilakukan dari waktu ke waktu hingga kini mencapai 70 lebih ruangan kelas.

“Jumlah siswa kami tahun ini hampir mencapai 2.800 orang mulai dari tingkat TK, SD, SMP, SMA hingga SMK.Masih ada siswa yang belajar sore hari karena ruangan kelas kita belum mencukupi,”tutur Finche.

Dalam pertemuan yang berlangsung penuh keakraban ini, Finche juga menyampaikan salam dan permohonan maaf dari dr Sofyan Tan kerena tidak bisa secara langsung menyambut rombongan K3S Kota Pangkal Pinang.”Bapak Sofyan Tan menyampaikan salam dan mohon maaf tidak bisa hadir karena saat ini sedang menjalani tugas negara ke Kota Bandung selaku Anggota DPR RI,”ucap Finche. (Siong)